Langsung ke konten
Logo Jogja Smart School Logo SKANETO SMKN 1 Temon

Tingkatkan Keterampilan dan Jiwa Wirausaha, SMKN 1 Temon Gelar Guru Tamu Olahan Ikan Bersama PLUT Kulon Progo

Tingkatkan Keterampilan dan Jiwa Wirausaha, SMKN 1 Temon Gelar Guru Tamu Olahan Ikan Bersama PLUT Kulon Progo

Dipublikasikan: By Administrator Dibaca 13 kali 🗂️ Kategori : Berita
Gambar Utama untuk: Tingkatkan Keterampilan dan Jiwa Wirausaha, SMKN 1 Temon Gelar Guru Tamu Olahan Ikan Bersama PLUT Kulon Progo

TEMON – Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHPI) SMKN 1 Temon menyelenggarakan kegiatan Pembelajaran Guru Tamu / Praktisi Mengajar pada Kamis, 6 November 2026. Kegiatan yang berlangsung di laboratorium pengolahan sekolah ini menghadirkan narasumber praktisi dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi dan UMKM Kabupaten Kulon Progo, yaitu Rafelino Sutan Aghe, S.Pi., Gr. dan Ivan Farid Nurnanda, S.P.

Kegiatan ini dilaksanakan guna menjembatani pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sekaligus mendorong pemanfaatan limbah hasil perikanan menjadi produk pangan bernilai ekonomis tinggi.

Pembekalan Teori Kewirausahaan hingga Pengemasan

Dalam sesi penyampaian materi, para narasumber memberikan wawasan komprehensif mengenai rantai bisnis olahan perikanan kepada para taruna, yang meliputi:

  • Kewirausahaan: Membentuk pola pikir wirausaha yang kreatif, mandiri, serta jeli memanfaat peluang usaha di industri perikanan.

  • Pengolahan Stik Tulang Ikan: Konsep pembuatan camilan berbasis keberlanjutan (zero waste) dengan memanfaatkan tulang lele yang kaya kalsium menjadi produk stik renyah.

  • Pengemasan (Packaging): Teknik pengemasan produk yang higienis, menarik, dan memenuhi standar daya simpan serta keamanan pangan.

  • Pemasaran (Marketing): Strategi pemasaran produk olahan pangan, baik secara langsung maupun melalui media digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Praktik Langsung Pembuatan Stik Tulang Lele

Usai pembekalan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik langsung di meja laboratorium. Didampingi oleh para praktisi dan guru pengampu, para taruna jurusan APHPI mengenakan jas laboratorium dan apron untuk mempraktikkan seluruh tahapan produksi:

  1. Penimbangan & Pencampuran Adonan: Taruna mengukur bahan secara presisi serta menguleni adonan yang telah ditambahi lumatan tulang lele hingga kalis.

  2. Pencetakan & Penggorengan: Adonan dipotong dan dibentuk menjadi stik, kemudian digoreng hingga matang dan renyah.

  3. Pengemasan Produk: Hasil olahan yang telah dingin kemudian dikemas rapi dan siap dipasarkan.

Melalui kegiatan Praktisi Mengajar ini, SMKN 1 Temon berharap para taruna jurusan APHPI tidak hanya terampil dalam mengolah hasil perikanan secara teknis, tetapi juga memiliki kesiapan dan keberanian untuk membuka usaha mandiri di bidang industri kreatif perikanan setelah lulus kelak.

Diskusi (0)

Add reaction:

Memuat komentar...