Tingkatkan Kesiapsiagaan, SMKN 1 Temon Jalin Kerja Sama Resmi dengan BMKG Sleman
KULON PROGO – SMKN 1 Temon terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya kompeten di bidang akademis, tetapi juga tangguh dalam menghadapi potensi bencana. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) resmi dengan Stasiun Geofisika Sleman BMKG pada Senin, 3 Agustus 2026.
Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah ini dirangkaikan dengan serah terima siswa magang serta pelaksanaan kegiatan edukasi BMKG Goes to School. Sebanyak 60 siswa dan 4 guru pendamping antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang menggabungkan program pendidikan dengan mitigasi kebencanaan ini.
Melalui program ini, para siswa tidak hanya memulai masa magang mereka, tetapi juga dibekali dengan pengetahuan mendalam mengenai:
- Karakteristik gempa bumi
- Potensi dan ancaman tsunami
- Simulasi evakuasi mandiri
- Informasi penerimaan taruna STMKG
Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadi, menjelaskan bahwa sekolah adalah mitra strategis untuk menanamkan budaya sadar bencana sejak dini. Pihaknya berharap para siswa SMKN 1 Temon dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan ilmu mitigasi ini ke lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.
Selain penyampaian materi secara teori, para peserta juga mengikuti sesi pre-test, post-test, serta evaluasi praktik simulasi evakuasi saat darurat gempa bumi. Dengan metode praktis ini, seluruh warga sekolah diharapkan siap dan sigap mengambil tindakan yang tepat jika sewaktu-waktu terjadi situasi darurat.
Sinergi erat antara SMKN 1 Temon dan Stasiun Geofisika Sleman ini diharapkan terus berjalan berkesinambungan demi meningkatkan kualitas SDM sekaligus memperkuat budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan.
Artikel ini disadur dari rilis resmi Humas BMKG DIY.
Dokumentasi



Diskusi (0)
Komentar Anda sedang menunggu persetujuan.
Memuat komentar...