Logo Jogja Smart School Logo SKANETO SMKN 1 Temon

Kompetensi APHPi SMK N 1 Temon Sudah Bekerja Sama dengan Banyak Industri

Kompetensi APHPi SMK N 1 Temon Sudah Bekerja Sama dengan Banyak Industri

Diperbarui: By Administrator Dibaca 1828 kali 🗂️ Kategori : Berita
Gambar Utama untuk: Kompetensi APHPi SMK N 1 Temon Sudah Bekerja Sama dengan Banyak Industri

SMK N 1 Temon berbasis kemaritiman menyelenggarakan kompetensi APHPi (Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan). Sekolah tersebut beralamatkan di Jalan Glagah, Kalidengen, Temon, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta.

“Prospek ke depannya setelah lulus ada yang kerja, berwiraswasta, juga melanjutkan kuliah. Untuk itu kami sudah bekerja sama dengan berbagai perusahaan,” ucap Setyo Titi Hudayati, S.Pi., M.Pd. selaku kaprodi APHPi.

Kompetensi APHPi sudah bekerja sama dengan industri pengolahan hasil perikanan dan juga yang berkaitan dengan Dinas Pemerintah.  “Kalau yang industri pengolahan hasil perikanan biasanya digunakan sebagai tempat magang dan ada guru magang juga.”

“Kerja sama yang dilangsungkan antara lain CV. Fania Food Yogyakarta bergerak di bidang diversifikasi pengolahan hasil perikanan. Kemudian PT Pan Putra Samudra Cirebon bergerak di bidang pengalengan ranjungan,” ucap Titi

Selain itu, kompetensi tersebut bekerja sama dengan PT. Toxindo yang bergerak di bidang pembekuan ikan. Selanjutnya juga PT. Maya Food Pekalongan yang bergerak di bidang pembekuan pengalengan ikan.

“Kalau produk siswa ada yang dijual. Anak-anak memproduksi langsung ditawarkan ke guru-guru. Mereka juga menjual keluar, seperti menawarkan ke kantor-kantor, misalnya BPD, kantor kepolisian, dan kantor Dinas di Temon,” ucap Titi.

Sementara itu produk inovasi yang sudah dihasilkan  siswa adalah nugget, bakso, kaki naga, siomay, ikan beku hingga udang beku. Pandemi membuat praktik dijadwalkan banyak WFH (Work From Home).

“Seminggu sekali datang ke sekolah untuk praktik, meski sangat terbatas. Karena terbatas, maka berimbas ke hal-hal lain, misalnya kami tidak menjual produknya. Biasanya produk dibawa pulang oleh siswa atau kalau tidak kita taruh sementara di freezer,” ujar Titi.

Titi berharap, banyak siswa kompetensi APHPi yang mempunyai karakter bagus sesuai yang dicita-citakan visi dan misi sekolah.

“Nantinya mereka bisa menyesuaikan di dunia kerja, melanjutkan ke kehidupan yang lebih baik. Juga berwiraswasta yang tangguh. Harapan kami itu,” ujar Titi. (RDA)

 

Sumber : baleristan.co.id

Diskusi (0)

Add reaction:

Memuat komentar...