Pendidikan berbasis budaya
Membatik
Sinergi dengan program kurikulum SMK Negeri 1 Temon, maka pada tanggal 12 Oktober 2021 SMK Negeri 1 Temon mengadakan kegiatan Pendidikan Berbasis Budaya dengan menanamkan kecintaan dan melestarikan budaya khas Yogyakarta berupa kegiatan membatik. Batik merupakan karya seni yang secara turun menurun diwariskan dan dilestarikan hingga saat ini. Hal ini sesuai juga untuk mendukung kompetensi dasar seni budaya yakni menciptakan karya seni dan melatih jiwa wirausaha taruna/taruni SMK Negeri 1 Temon.
Kegiatan membatik dilaksanakan dengan mengundang narasumber yang telah memiliki keahlian di bidangnya. Narasumber yang diundang adalah Saudara Hernawan Zudanto berasal dari Sidorejo Lendah. Narasumber kebetulan juga merupakan alumni SMKN 1 Temon lulusan tahun 2012. Kehadirannya menjadi inspirasi bagi taruna/taruni untuk mengembangkan potensinya dalam berkarya dan berwirausaha.
Pada saat kegiatan dilaksanakan taruna/taruni mendapatkan penjelasan secara umum dan berkesempatan langsung mempraktikannya bersama dengan bimbingan langsung Saudara Zudan. Proses dimulai dari membuat desain pada kain, menggoreskan malam pada kain yang telah terpola dengan menggunakan canting, mewarnai menggunakan pewarna remasol, fiksasi menggunakan waterglas yang sudah dicampur dengan sedikit air, nglorod / perebusan dengan air mendidih yang dicampur soda abu, mencuci kain yang telah kering dari proses fiksasi dengan air bersih lalu dimasukkan di dalam air rebusan supaya malam lepas, tahap terakhir adalah mencuci dengan air bersih lalu mengeringkannya.
Galeri kegiatan Taruna-taruni membatik





Diskusi (0)
Komentar Anda sedang menunggu persetujuan.
Memuat komentar...