Logo Jogja Smart School Logo SKANETO SMKN 1 Temon

Rapat Pembinaan Pegawai SMK Negeri 1 Temon: Penguatan Kinerja dan Penerapan Deep Learning dalam Pendidikan

Rapat Pembinaan Pegawai SMK Negeri 1 Temon: Penguatan Kinerja dan Penerapan Deep Learning dalam Pendidikan

Diperbarui: By Administrator Dibaca 600 kali 🗂️ Kategori : Berita
Gambar Utama untuk: Rapat Pembinaan Pegawai SMK Negeri 1 Temon: Penguatan Kinerja dan Penerapan Deep Learning dalam Pendidikan

Temon, 28 Februari 2025 – SMK Negeri 1 Temon menggelar rapat pembinaan pegawai yang dihadiri oleh seluruh guru, karyawan, serta pengawas sekolah, Bapak Sugeng Rohadi, M.Pd. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik dan kependidikan dalam menjalankan tugasnya, sekaligus memperkenalkan metode pembelajaran Deep Learning dalam konteks pendidikan.

Dalam pembinaan ini, Bapak Sugeng Rohadi, M.Pd. menekankan pentingnya peningkatan kinerja serta penerapan Deep Learning, yaitu pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna bagi siswa. Berbeda dengan istilah dalam kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Deep Learning dalam pendidikan menitikberatkan pada pemahaman konsep yang mendalam, di mana siswa diajak untuk berpikir kritis dan aktif dalam proses pembelajaran, bukan sekadar menerima informasi secara pasif.

Tiga Elemen Utama Deep Learning dalam Pendidikan

Metode ini berfokus pada tiga aspek utama dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif:

  1. Mindful Learning (Pembelajaran Sadar)

    • Menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan, minat, dan latar belakang siswa.
  2. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

    • Mendorong siswa untuk menghubungkan teori dengan dunia nyata dan berpikir secara kritis.
  3. Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

    • Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar siswa lebih termotivasi dan aktif.

Pendekatan Deep Learning ini juga tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan olah pikir (intelektual), olah hati (etika), olah rasa (estetika), dan olahraga (kinestetik) secara terpadu. Dengan metode ini, diharapkan siswa dapat memiliki pemahaman yang lebih mendalam dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan tinggi.

Pembinaan ini berlangsung dengan penuh antusias, di mana para peserta aktif berdiskusi mengenai penerapan Deep Learning dalam proses pembelajaran di SMK Negeri 1 Temon. Diharapkan, metode ini dapat diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

Semoga pembinaan ini membawa manfaat bagi seluruh peserta dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di SMK Negeri 1 Temon!

Diskusi (0)

Add reaction:

Memuat komentar...